Minggu, 22 Agustus 2010 - 16:50:45 WIB
KETUA DAN SEKRETARIS PARTAI GOLKAR JAWA BARAT DICOPOT

laporan : Administrator
BANDUNG, (JCC)-
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jabar Irianto M.S. Syafiuddin alias Yance dan Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar Dedy Mulyadi dicopot dari jabatannya. Keduanya dinilai tidak menjalankan organisasi sesuai dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang berlaku di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pemberhentian Yance dan Dedi dituangkan dalam Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor: Kep-84/DPP/GOLKAR/VIII/2010 tertanggal 20 Agustus 2010. Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L. Sambuaga dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

Menurut Idrus, pemberhentian dua pengurus DPD Partai Golkar Jabar tersebut berdasarkan hasil pleno DPP yang digelar minggu lalu. Dalam pleno tersebut, Yance yang juga Bupati Indramayu dan Dedi sebagai Bupati Purwakarta dinilai tidak mengindahkan perintah DPP.

"Diberhentikan ketua dan sekretarisnya. Alasannya, tidak melaksanakan aturan organisasi," kata Idrus saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/8) siang.

Idrus mengatakan, kebijakan tersebut diambil menyusul adanya kisruh antara dua kubu DPD II Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Kisruh tersebut mencuat setelah DPP Partai Golkar menginstruksikan DPD Golkar Jabar segera melantik pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi hasil musda 18-20 Januari 2010, dengan Ketua Darip Mulyana.

Dalam surat yang ditandatangani Sekjen Golkar Idrus Marham, DPP meminta pelantikan dilaksanakan selambat-lambatnya 26 Juni 2010. Jika tidak dilakukan, DPP akan memberikan sanksi organisasi.

Namun, DPD I Partai Golkar Jabar bersikukuh dengan keputusannya untuk meneruskan kepemimpinan DPD Golkar Bekasi kubu Neneng dengan pertimbangan kebutuhan organisasi.

"Sesuai dengan acuan yang ada, mekanisme organisasi seharusnya DPD I Golkar Jabar mematuhi mekanisme tersebut (instruksi DPP)," katanya.

Idrus menambahkan, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Jabar ditugaskan untuk mengesahkan dan melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi periode 2010-2015. Selain harus segera melakukan konsolidasi internal yang berkaitan dengan fungsi organisasi di Jabar, Happy Bone sebagai Ketua Golkar Jabar sementara, mengatakan, dirinya sudah mendengar dan mengetahui tentang penunjukan sementara. Namun, dirinya belum menerima SK yang dimaksud.

Happy mengatakan, setelah menerima SK, tentunya dirinya akan langsung melakukan konsolidasi dan mempersiapkan musdalub dua bulan ke depan.

Dia juga mengaku, setelah dapat SK akan langsung datang ke Kantor DPD Golkar Jabar. "Saya akan datang langsung ke Kantor DPD Golkar Jabar di Maskumambang Bandung, jika sudah ada SK dari DPP, dan akan mengumpulkan anggota DPD Jabar untuk konsolidasi," ujarnya.

Belum final

Dihubungi secara terpisah, Yance merasa yakin bahwa pencopotannya belum merupakan sikap final. Oleh karena itu, dalam waktu dekat DPD Golkar Jawa Barat akan segera memberikan klarifikasi ke DPP terkait permasalahan yang mendasari turunnya SK tersebut.

"Hingga saat ini saya belum menerima surat keputusan DPP tersebut," kata Yance, Sabtu (21/8). (Sumber: Pikiran Rakyat)

Bookmark and Share








pendidikan

Jumat, 05 Oktober 2012 - 23:23:00 WIB
Singapura Sumbangkan Mobil Perpustakaan Keliling ke Pemprov Jabar
LENSAINDONESIA.COM: Duta Besar Singapura untuk Indonesia Mr Anil Kumar Nayar menyerahkan satu unit mobil perpustakaan keliling (Mopusling) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...

Teknologi

Senin, 30 September 2013 - 07:40:49 WIB
Buat Foto Panorama di Android dengan Aplikasi "360"
17panorama.JPG
KOMPAS.com Pencinta fotografi pasti sudah akrab dengan istilah panorama, yakni foto yang disajikan dengan kesan lebar.

Cara membuatnya adalah sang fotografer ...