JURNAL JABAR – Lanud Sulaiman berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan penebaran benih pohon melalui udara (aeroseeding) menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara Cassa 212/A-2107.
Pesawat diberangkatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Sabtu , 31 Januari 2026.
Kegiatan aeroseeding ini merupakan bentuk sinergi TNI AU bersama pemerintah daerah dalam mendukung program penghijauan dan mitigasi bencana alam, khususnya untuk mengurangi potensi tanah longsor di wilayah Kabupaten Bandung.
Baca juga: Danlanud Sulaiman Buka BK Porprov XV/2026 Cabang Aeromodelling Jawa Barat
Mengurangi Dampak dan Potensi Bencana
Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko, M.M., menjelaskan bahwa TNI Angkatan Udara melalui Lanud Sulaiman bekerja sama dengan Pemkab Bandung melakukan penebaran bibit pohon di sejumlah area yang telah ditentukan sebagai wilayah rawan bencana.
Penebaran bibit pohon itu, bertujuan untuk mengurangi dampak dan potensi bencana, salah satunya tanah longsor. Pohon memiliki kemampuan menyerap air sehingga dapat membantu mencegah terjadinya longsor.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi TNI AU dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung program penghijauan,” ujarnya.

Lebih lanjut Eko menuturkan, penggunaan pesawat udara dinilai sangat efektif untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat. Pesawat Cassa 212 milik Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, digunakan untuk menjangkau area-area kritis tersebut.
“Dengan menggunakan pesawat, kita dapat menjangkau daerah yang sulit diakses kendaraan darat. Metode ini sangat potensial, efektif, dan memungkinkan penyebaran bibit secara masif di kawasan yang membutuhkan,” katanya.
Kawasan Kritis
Pada kegiatan aeroseeding itu, sebanyak 19 jenis bibit pohon dengan total berat mencapai 11 ton ditebarkan di sejumlah kawasan kritis.
Adapun lokasi penyebaran meliputi Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari seluas 123 hektare; Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari seluas 137 hektare; serta Desa Girimulya, Kecamatan Pacet seluas 478 hektare.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bandung Dadang Supriatna, Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI MD Irman Fathurrahman, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Kegiatan itu, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan serta meningkatkan upaya pencegahan bencana di wilayah Kabupaten Bandung melalui sinergi lintas sektor antara Lanud Sulaiman dan pemerintah daerah. (Aje)***












