Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Berita

Dimasa Pandemi Covid-19, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Berikan Pemahaman Kepada Pelaku Usaha
Wakil Ketua DPR-RI Dede Yusuf Macan Effendi berbincang dengan para peserta pelaku usaha di masa pandemi Covid-19 di Hotel Novena Lembang Kab. Bandung Barat Selasa (24/11/2020)
Cimahi & Kab. Bandung Barat

Dimasa Pandemi Covid-19, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Berikan Pemahaman Kepada Pelaku Usaha 

Jurnaljabar.com (Kab. Bandung Barat) – Guna memajukan dan mengembangkan dunia usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini, perlu terobosan sekaligus pemahaman baru, yang perlu diterapkan oleh para pelaku usaha pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menuturkan, ada beberapa hal pemahaman baru yang patut dilakukan dan dikuasai oleh para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini. Menurutnya, para pelaku saat ini mengalami penurunan motivasi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

“Dalam situasi saat ini (Pandemi Covid-19) motivasi kuat sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mengembalikan rasa percaya diri,” kata Dede usai menggelar kegiatan Bimtek Kemenparekraf di Hotel Novena,Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/11/2020).

Seperti kita ketahui, lanjut Dede, pemberian motivasi serta pemahaman terhadap penerapan Protokol Kesehatan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif penting dilakukan. Hal itu bertujuan agar para pelaku usaha ekonomi kreatif tersebut mampu bertahan meski dalam situasi pandemi.

“Kita berupaya untuk mengembalikan roda perekonomian yang terganggu. Untuk itu penguasaan Protokol Kesehatan juga harus dimiliki,” katanya.

Namun begitu, menurut Dede, pemerintah perlu berperan aktif dalam menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat pada para pelaku usaha ekonomi kreatif agar tetap semangat.

“Sepanjang saya melakukan berbagai pelatihan, yang kurang itu motivasi bagi pelaku usaha. Disini pemerintah belum optimal dalam memberikan motivasi, karena selama ini yang dilibatkan selalu pejabat teknis,” ujar Dede.

Wakil Ketua Komisi X DPR-RI Dede Yusuf Macan Effendi memberikan penjelasan kepada pelaku usaha di masa pandemi Covid-19 Selasa (24/11/2020) Hotel Novena Lembang Kab. Bandung Barat

Dede menambahkan, sudah seharusnya para pelaku-pelaku usaha UKM yang dalam periode satu tahun ini mencapai keberhasilan, dilibatkan dalam hal penyampaian tips dan trik bagi pelaku usaha lainnya.

Dede Yusuf juga menyoroti situasi dan kondisi pandemi di Kawasan Kabupaten Bandung saat jni, yang masuk kategori tinggi penularan. Namun hal itu merupakan tugas Pemerintah untuk melakukan serangkaian penjagaan, yang diikuti oleh penerapan kebiasaan baru.

“Untuk melakukan kebiasaan baru, maka kita harus melakukan perubahan seperti adaptasi, menguasai teknologi serta menerapkan konsep-konsep baru dalam semua hal, termasuk perdagangan, pariwisata juga pendidikan.” paparnya.

Untuk itu, kondisi tersebut bergantung pada temuan dan imunitas tubuh seseorang. Lalu ini tugas pemerintah untuk melakukan penjagaan.

“Jadi kalau tadi dikatakan zona merah, bukan berarti harus stop aktifitas, melainkan harus semakin waspada.” Imbuhnya.

“Waspadanya seperti apa? Ya dengan penerapan prokes tadi seperti 3M, yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan Bimtek ini. Semua pelaku wisata dan pelaku ekonomi kreatif bisa mengedepankan protokol kesehatan dan tetap menjalankan roda perekonomian dengan baik.

“Kita sangat mendukung hal ini, dan berharap Komisi X DPR RI bisa menyelenggarakan festifal budaya dan pariwisata bertaraf Internasional, dalam pengenalan potensi Kabupaten Bandung Barat. Karena selama ini, masyarakat luas lebih mengenal Lembang, dibandingkan Kabupaten Bandung Barat,” kata Sri.

 

Related posts