Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Berita

Pagelaran Wayang Golek Ditengah Pandemi Covid-19
Pagelaran Wayang Golek Ditengah Pandemi Covid-19 masyarakat tidak memperdulikan Protokol Kesehatan Selasa malam (18/08/20) (Photo : RA)
Jurnal Bandung Raya

Pagelaran Wayang Golek Ditengah Pandemi Covid-19 

jurnaljabar.com (Kab. Bandung) – Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat, pagelaran wayang golek yang mengundang massa cukup banyak, digelar dalam kegiatan hajatan pernikahan warga lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung selasa malam (18/09/2020).

Tak ayal kegiatan wayang ini menyedot ribuan massa yang seakan haus akan hiburan yang sudah lama terhenti akibat Pandemi Covid-19, petugas yang berjaga pun seolah tidak diperdulikan oleh sebagian masyarakat agar menggunakan masker. Penerapan social distancing digubris oleh masyarakat yang menyaksikan wayang golek yang digelar didekat Halaman Kantor Desa Lagadar.

“saya balik lagi karena jalan menuju ke rumah ditutup, karena ada pagelaran wayang golek, lagian banyak orang berkerumun untuk menyaksikan pagelaran wayang golek tersebut, terus tadi liat juga banyak warga yang tidak memakai masker, takut ada penularan virus”ujar pengendara roda yang tidak ingin disebutkan identitasnya

Kegiatan yang sangat beresiko ini tidak ada izin sama sekali yang diberikan dari mulai Pemerintah setempat, setingkat desa hanya memberikan izin rekomendasi akan digelar pernikahan. bahkan pihak Kecamatan, hingga dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bandung tidak memberikan rekomendasi pagelaran wayang golek tersebut.

“takutnya ada yang positif kita kan gak tahu, karena jika melihat dilapangan masyarakat sudah tidak memperdulikan physical distancing dan gak pakai masker”tukasnya

Warga Desa Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung tak indahkan lagi protokol kesehatan demi melihat Pagelaran Wayang Golek Selasa Malam (18/08/20)

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan yang bilangnya dekat dengan orang nomer satu di Kabupaten Bandung, Agus Hermawan mengatakan pihaknya tetap menggelar kegiatan wayang tersebut lantaran ingin memberikan hiburan kepada masyarakat yang haus akan hiburan, pihaknyapun sudah mempersiapkan beberapa persyaratan protocol kesehetan namun masyarakat tidak memperdulikannya.

“Kita sudah mempersiapkan beberapa tempat pencuci tangan, bahkan sebelumnya kita sudah membagikan masker kepada masyarakat, namun kita juga tidak dapat memprediksi akan membeludaknya masyarakat yang ingin menonton pagelaran seni wayang golek”ujar penanggung jawab Pagelaran Wayang Golek Agus Hermawan

Panitia penganggung jawab Agus Hermawan akan bertanggung jawab jika ada masyrakat yang positife Covid-19, apapun resikonya nanti panitia akan bertanggung jawab apabila ada warga atau masyarakat yang terpapar virus Covid-19.

“saya akan bertanggung jawab apabila ada masyrakat yang terpapar, tapi ya mudah-mudahan semuanya berjalan lancar tanpa ada yang terpapar”katanya

Pihaknya pun mengaku sudah mengingatkan kepada pemilik hajatan agar menjaga protokol kesehatan, meski kenyataan di lapangan ribuan masyarakat tidak mengindahkan protokol kesehatan, dari mulai Physical distancing hingga penggunaan masker.

Agus pun menambahkan pihaknya siap bertanggung jawab atas semua kegiatan hajatan termasuk pagelaran wayang golek yang dikhawatirkan akan munculnya cluster baru pandemi COVID 19.

“saya akan bertanggung jawab jika ada cluster baru pandemi Covid-19 ini, saya menjamin seluruhnya”pungkasnya

Saat dikonfirmasi dengan pihak Kecamatan Margaasih melalui Camat Margaasih Asep Ruswandi selaku Ketua Gugus Tugas di Margaasih, melalui pesan singkat, tidak ada balasan saat jurnalis jurnaljabar.com mencoba menghubunginya.

 

Related posts