Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Berita

Rumah Warga Rusak Akibat Pergerakan Tanah, Warga Khawatir Saat Hujan Deras
Warga Kampung Buninagara Kec. Kutawaringin Kab. Bandung khawatir dengan pergeseran tanah, salah seorang warga menunjukan pergeseran tanah di Kampung Buninagara (18/02/2020)
Daerah

Rumah Warga Rusak Akibat Pergerakan Tanah, Warga Khawatir Saat Hujan Deras 

Jurnaljabar.com (Kutawaringin-Kab. Bandung) – Sebanyak 20 rumah warga di kecamatan kutawaringin, kabupaten bandung alami kerusakan akibat pergerakan tanah. retakan besar terjadi di hampir setiap sudut rumah.

pergerakan tanah karena adanya aliran sumber mata air yang tepat berada di bawah pemukiman warga di Kampung Cikadu Kidul, Desa Buninagara, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa barat, cukup mengkhawatirkan. Sedikitnya 20 rumah warga alami kerusakan, retakan besar terjadi hampir disetiap sudut rumah. Sementara rumah lainnya terancam karena pergerakan tanah terus melebar.

pergerakan tanah ini sendiri sudah mulai terjadi pada agustus 2020 lalu dengan adanya retakan kecil, tetapi seiring berjalannya waktu, retakan kini terus timbul disetiap rumah warga.

Menurut warga Nandang Wardan (42) Ketua RW 02 setempat mengatakan pihaknya khawatir saat hujan deras beberapa pemukiman warga akan ikut amblas dikarenakan ada batuan besar dengan kedalaman 8 meter yang mengancam rumah-rumah warga, dirinya berharap pihak pemerintah agar sigap untuk menanggulanginya.

“diatas sana ada sumber air dibawahnya kedalaman 8 meter disana ada batuan putih kaya cadas, sekitar bulan agustus tahun 2020, sekitar ada 20 rumah iya jalan juga, sudah ada dari bpbd (pendataan) belum (tindak lanjut) khawatir, gaada suara-suara kretek-kretek kaya tikus ada. Dari 20 rumah tersebut belum ada warga yang mengungsi”ujar Ketua RW 02

Seperti halnya dikatakan Odang Setiawan (52) dirinya mengaku khawatir dengan peristiwa ini dan berharap pemerintah dapat segera menemukan solusi agar kondisi ini tidak berkelanjutan dan bisa memakan korban jiwa.

“kalau secara itumah ya jelas khawatir pak gitu dikarenakan kan takut kejaidannya misalkan mendingan siang hari seperti ini nah takutnya tuh dimalam hari pas warga masyarakat lagi enak tidur kan tidak tau musibah gitu, kalau bisamah secepatnya atau gimana gitu caranya yang penting aman warga sebelum ada korban”tegasnya

Salah seorang warga Kampung Buninagara sedang menunjukan retakan tembok rumah terkena pergeseran tanah.(18/02/2021)

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bandung, Akhmad Djohara mengatakan sudah mengirimkan surat ke pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi, atau pvmbg untuk dilakukan kajian terkait pergerakan tanah ini.pihak bpbd juga sudah berkoordinasi dengan dinas putr kabupaten untuk penanganan sementara, salah satunya yakni dengan membangun drainase kedap air.

“Rumah yang terancam sekitar 11 rumah karena terjadi pergerakan tanah susulan sekarang rumah yang terdampak menjadi 20 rumah ini yang perlu solusi apakah harua relokasi kita akan cek lebih jauh ketersediaan lahan dan anggaran mungkin akan disiapkan, saya minta kepada warga tersebut supaya tetap waspada kalau terjadi hujan cukup besar ngungsi ketempat lebih aman, untuk pergerakan di buninagara kami dari bpbd sudah melakukan assesment ke lokasi dan sebagai tindak lanjut kami sudah melakukan langkah koordinasi terutama kami membuat surat ke pvmbg tentang kejadian ini dan dari pvmbg juga sudah survey ke lokasi termasuk mungkin untuk tindak lanjut di kita kabupaten kita sudah kirim surat ke dinas terkait dalam hal ini dinas putr agar mungkin di daerah tersebut dibuatkan semacam drainase yang kedap air sehingga serapan-serapan air yang bisa mengakibatkan longsor bisa diatasi”ucapnya

Warga dihimbau, agar selalu waspada mengingat curah hujan dengan intensitas tinggi yang bisa memperparah kondisi retakan akibat pergerakan tanah masih sering terjadi.

Related posts